Mengamankan akun Telegram dengan “Two Step Verification”

Mengingat layanan Telegram ini bisa login diberbagai device, misalkan anda login di handphone anda dan anda juga bisa login di PC, Telegram Web dengan aku yang sama. Hal ini lah yang membuat keamanan akun anda sedikit mejadi kekawathiran, untuk itu anda harus membuat keamanan lebih yang bisa anda lakukan di fasilitas layanan ini,

Bagaimana caranya?

untuk proses keamanan lebih, anda dapat mengaktifkan Two Step verification pada layanan chat telegram, caranya sebagai berikut:

Menggunakan verifikasi 2 langkah di Telegram GADGET

1. Buka Telegram dan buka Settings > Privacy and Security. Di bawah tab Keamanan di bagian Privasi dan Keamanan, ketuk “Two Step Verification”

2. Sekarang ketuk “Set Additional Password”. Anda bisa menggunakan kata sandi yang terdiri dari huruf atau angka dan atau keduanya.

3. Setelah Anda mengkonfirmasinkata sandi Anda, Anda akan diminta untuk membuat petunjuk kata kunci. Buat petunjuk yang akan membantu Anda mengingat kata sandi Anda.

4. Telegram juga akan meminta Anda untuk memberikan email pemulihan. Namun itu opsional. Tapi Saya menyarankan Anda untuk menyediakannya. Ini akan memastikan Anda tidak terkunci dari Akun Telegram Anda. Jika Anda tidak ingin memberikan alamat anda, Anda dapat menekan “SKIP”, Namun jika anda memberikan alamat email Anda, Telegram akan mengirimkan email konfirmasi kepada Anda. Yang harus Anda lakukan hanyalah membuka email yang dikirimkan kepada anda dan klik link yang disertakan untuk mengaktifkan verifikasi 2 langkah.

Menggunakan verifikasi 2 langkah di Telegram Desktop

  1. Buka menu dan klik Settings
  2. Pilih Enable two-step verification

Menggunakan verifikasi 2 langkah di Telegram Web

  1. Buka menu dan klik Settings
  2. Pilih Set additional password

 

Sekian paparan mengenai cara mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah di Telegram. Semoga dengan paparan singkat ini Anda sudah paham dan Terhindar dari hal yg menyebabkan akun telegram Anda diambil Alih oleh orang yg tidak bertanggung jawab.

Setting Auto Responder atau Vacation Response pada email

Auto Responder adalah salah satu fitur email untuk membalas/reply secara otomatis email yang masuk. Banyak manfaat yang dapat digunakan dari auto responder ini, misalkan saat kita cuti / liburan agak lama dan kesulitan untuk mengakses atau membalas email maka kita dapat menggunakan balasan email yang akan secara otomatis mengirimkan pemberitahuan kepada pengirim email.

Auto Responder dapat kita setting melalui program mail client seperti Outlook (tetapi artinya program Outlook dan komputer harus terus menyala), atau melalui web client dan melalui web client ini setting auto responder kita akan tersimpan di server. Nah, sekarang kita akan mencoba setting auto responder pada webclient yang kita gunakan.

Langkah-langkahnya dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Buka internet browser dan Login melalui alamat email https://mssupport.co.id/webmail (mssupport.co.id -> diganti sesuai dengan nama domain email yang anda punya).

2. Lalu klik menu Auto Responder

3. Pada halaman Autoresponder, pilih / klik tombol “Add Autoresponder”.

4. Maka akan muncul halaman untuk mengisikan pesan, silahkan diisi sesuai kebutuhan seperti contoh berikut.

5.  Jika sudah selesai klik tombol “Create/Modify”. dan akan menampilkan pesan berikut,

6.  Untuk menghapus auto responder jika sudah tidak diperlukan lagi, silahkan akses menu auto responder lagi. nanti akan keluar daftar auto responder yang telah dibuat. anda tinggal menghapus dengan klik tombol delete.

demikian langkah-langkah setting auto responder.

Bagaimana cara menggunakan WhatsApp Web?

WhatsApp Web adalah ekstensi berbasis komputer dari akun WhatsApp pada telepon Anda. Pesan yang dikirim dan diterima sepenuhnya disinkronisasikan antara telepon dan komputer Anda, dan Anda dapat melihat semua pesan tersebut pada kedua perangkat ini. Semua tindakan yang Anda ambil di telepon Anda akan diterapkan juga di WhatsApp Web, dan sebaliknya. Pada saat ini, WhatsApp Web hanya tersedia untuk telepon AndroidiPhone 8.1+Windows Phone 8.0 and 8.1Nokia S60Nokia S40 EVOBlackBerry, dan BlackBerry10 saja.

WhatsApp Web bukanlah sebuah akun WhatsApp lain. Ketika Anda menggunakan WhatsApp pada komputer dan telepon Anda, Anda mengakses akun yang sama dengan dua perangkat.

Persyaratan minimum yang harus dipenuhi untuk dapat menikmati WhatsApp Web

  • Anda harus memiliki sebuah akun WhatsApp aktif pada telepon Anda.
  • Anda harus memiliki koneksi internet stabil baik pada telepon maupun komputer Anda.
  • Anda harus menggunakan versi terbaru Chrome, Firefox, Opera, Safari, atau Edge sebagai browser/peramban pada komputer Anda.

Untuk mulai menggunakan WhatsApp Web

  1. Kunjungi web.whatsapp.com pada komputer Anda.
  2. Buka WhatsApp pada telepon Anda.
    • Pada Android: kunjungi layar Chatting > Menu > WhatsApp Web.
    • Pada Nokia S60 dan Windows Phone: kunjungi Menu > WhatsApp Web.
    • Pada iPhone: kunjungi Pengaturan > WhatsApp Web.
    • Pada BlackBerry: kunjungi Chatting > Menu > WhatsApp Web.
    • Pada BlackBerry 10: Gesek ke bawah dari bagian atas layar > WhatsApp Web.
    • Pada Nokia S40: Gesek ke atas dari bagian bawah layar > WhatsApp Web.
  3. Pindai kode QR yang ditampilkan di layar komputer Anda dengan menggunakan telepon Anda.

Dari telepon Anda, kunjungi WhatsApp Web untuk melihat komputer aktif atau untuk keluar dari sebuah sesi aktif WhatsApp Web.

Catatan: Untuk menghindari biaya ekstra karena penggunaan data pada telepon Anda, kami merekomendasikan Anda untuk selalu terhubung ke jaringan Wi-Fi saat menggunakan WhatsApp Web.

Cara Menggunakan Google Drive

Google Drive adalah sebagai pusat pembuatan dokumen Google, juga pusat peralatan perkantoran Google. Anda pun kini bisa memasang app pada Google Drive untuk memperluas kinerjanya. Ikuti tutorial ini untuk memaksimalkan kinerja Google Drive.

Mengakses Google Drive

Masuklah ke Google Drive dengan akun Google Anda. Jika Anda belum memiliki akun Google, Anda bisa membuatnya secara gratis. Google Drive memungkinkan Anda menyimpan berkas Anda di internet, juga membuat dokumen serta form melalui antarmuka webnya.

Tambahkan berkas pada akun Google Drive Anda. Ada dua cara untuk menambahkan berkas pada akun Anda. Anda bisa membuat dokumen langsung di Google Drive, atau Anda bisa mengunggah berkas dari komputer Anda. Untuk membuat berkas baru, klik tombol CREATE. Untuk mengunggah, pilih ikon panah atas di sebelah tombol CREATE.

Ubahlah cara sortir berkas di akun Anda. Anda bisa memilih untuk menampilkan berkas dengan ikon besar (Grid) atau sebagai gambar (List). Modus List akan memperlihatkan sekilas siapa pemilik berkas, dan kapan berkas tersebut terakhir diubah. Modus Grid akan menampilkan pratinjau laman pertama berkas. Anda bisa mengganti modus ini dengan menekan tombol di sebelah tombol gigi roda bagian kanan halaman.

Gunakan bilah navigasi di bagian kiri untuk mengakses berkas Anda. “My Drive” adalah lokasi dimana berkas dan folder unggahan Anda disimpan. “Shared with Me” adalah berkas yang dibagi-pakai dengan Anda oleh pengguna Drive lain. Berkas “Starred” adalah berkas yang Anda tandai sebagai berkas penting, dan “Recent” menampung berkas-berkas yang baru Anda sunting.

Lakukan pencarian berkas. Anda bisa mencari dokumen atau folder di Google Drive Anda dengan bilah pencarian di bagian atas halaman. Google Drive akan mencari berkas berdasarkan judul, konten dan pemilik berkas. Jika sebuah berkas memiliki/mengandung kata yang sama dengan kata yang dicari, berkas tersebut akan muncul di bawah bilah pencarian selagi Anda mengetik, jadi Anda bisa memilihnya dengan cepat.

Unduhlah Google Drive untuk perangkat Anda. Anda bisa mengunduh Google Drive untuk perangkat Android atau iOS, yang memungkinkan Anda mengakses berkas melalui perangkat tersebut. Aplikasi ini bisa diunduh di toko aplikasi Anda (Play Store atau iTunes), namun mungkin tidak memiliki fitur penyuntingan yang sama seperti di komputer.

 

Membuat dan Menyunting Dokumen

Klik tombol CREATE. Sebuah menu yang memungkinkan Anda memilih jenis dokumen yang Anda ingin buat akan muncul. Anda memiliki beberapa opsi secara default, dan jenis berkas lain dapat dibuat dengan cara mengklik “Connect More App” di bagian bawah menu. Opsi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Folder – Opsi ini akan membuat folder di My Drive, yang bisa digunakan untuk pengaturan berkas.
  • Document – Opsi ini akan membuat berkas pengolah kata yang kosong. Anda bisa menyesuaikan format dan pengaturan halaman dengan peralatan dan menu yang tersedia di bagian atas dokumen. Anda bisa mengekspor dokumen ke format Microsoft Word, OpenOffice, PDF, dll.
  • Presentation – Opsi ini akan membuka ekuivalen Google Drive terhadap PowerPoint. Berkas yang disunting disini bisa diekspor ke format Microsoft PowerPoint, PDF, JPG, dll.
  • Spreadsheet – Opsi ini akan membuat berkas pengolah angka yang kosong. Anda bisa mengekspor dokumen ke format Microsoft Excel, PDF, CSV, dll.
  • Form – Opsi ini akan membuat formulir yang bisa diisi secara daring. Isian form dapat diekspor ke format CSV.

Buatlah berkas baru. Setelah Anda membuat berkas, Anda akan dibawa ke berkas kosong tersebut. Jika Anda memilih Presentation atau Form, Anda akan disambut dengan panudan yang akan membantu Anda mengatur tampilan dokumen Anda.

Beri nama berkas Anda. Di bagian atas halaman, klik teks abu-abu bercetak miring yang bertuliskan “Untitled <file type>”. Jendela “Rename document” akan muncul, dan Anda bisa mengganti nama dokumen di jendela tersebut.

Sunting dokumen Anda. Tulislah dokumen Anda seperti biasa. Anda mungkin menemukan beberapa fitur yang lebih canggih di program yang biasa Anda gunakan tidak tersedia, namun Google Drive memiliki hampir semua fitur dasar program tersebut.

  • Dokumen Anda akan tersimpan otomatis saat Anda bekerja dengan dokumen tersebut.

Ekspor dan simpan berkas. Jika Anda ingin membuat berkas Anda kompatibel dengan program sejenis, klik “File” > “Download As”. Sebuah menu akan muncul dengan pilihan format yang tersedia. Pilih format yang Anda anggap paling tepat untuk kebutuhan Anda. Anda akan diminta memberi nama berkas dan menentukan lokasi penyimpanan. Saat dokumen tersimpan di komputer Anda, dokumen Anda akan berformat seperti yang Anda pilih.

 

Berbagilah dokumen Anda. Klik “File” > “Share”, atau klik tombol Share di bagian kanan atas dokumen untuk membuka jendela “Sharing Settings”. Anda bisa menentukan siapa yang dapat mengakses dan menyunting dokumen Anda. .

  • Berikan tautan dokumen pada orang yang Anda tuju. Anda bisa menggunakan tombol yang tersedia untuk berbagi lewat Gmail, Google+, Facebook, atau Twitter.
  • Aturlah siapa yang mendapat akses pada berkas dengan mengklik tombol “Change…”. Pada awalnya, dokumen Anda adalah dokumen privat dan Anda harus mengundang orang lain untuk memberi akses pada mereka. Anda bisa mengizinkan akses pada orang yang memiliki tautan, atau pada seisi Internet.
  • Undanglah orang untuk menyunting dokumen Anda dengan memasukkan informasi kontak mereka pada isian “Invite People”. Pengguna yang diundang harus login ke Google Drive untuk mengakses dokumen.

 

Publikasikan dokumen Anda. Untuk mempublikasikan dokumen, tabel, atau presentasi, klik “File” > “Publish to the Web”. Mempublikasikan dokumen akan membuat salinan dokumen yang dapat dilihat semua orang, dan menjadi laman web yang tidak terkait pada dokumen asli Anda. Proses ini memungkinkan Anda berbagi dokumen pada siapapun tanpa mengganggu setelan berbagi dokumen Anda.

  • Dokumen yang sudah dipublikasikan tidak dapat disunting. Anda tetap bisa menyunting dokumen aslinya di Google Drive.

 

Cetak dokumen Anda. Jika Anda memiliki printer atau akses ke printer dengan Google Cloud Printer, Anda bisa mencetak dokumen Anda. Klik “File”, lalu tombol “Print” yang ada di bagian bawah menu.

  • Ubahlah pengaturan cetak Anda. Anda bisa memilih halaman mana yang ingin Anda cetak, juga tata letak halaman. Klik “Print” untuk melanjutkan ke layar selanjutnya.
  • Pratinjau cetak akan muncul setelah itu, dan Anda bisa memilih printer Anda dengan cara mengklik “Change”. Ini akan sangat berguna jika Anda ingin menjangkau printer Google Cloud Print Anda di rumah atau sekolah.

 

Kembalikan versi lama dokumen Anda. Jika Anda mengubah beberapa hal pada dokumen Anda dan menyadari bahwa Anda perlu membatalkan perubahan tersebut, Anda bisa menggunakan menu “Revision History” untuk melihat salinan lama dokumen Anda. Bukalah dokumen Anda, klik “File” > “See Revision History”, dan jendela berisi daftar revisi Anda akan muncul di bagian kanan laman..[2]

  • Anda bisa mengklik setiap revisi untuk menampilkan dokumen di jendela utama Anda.
  • Jika Anda menemukan revisi yang ingin Anda simpan, klik tombol “Restore this revision” di bagian bawah entri tersebut pada daftar.

 

Mengunduh dan Mengunggah Berkas

Unduh Google Drive sync pada komputer Anda. Aplikasi ini opsional, namun akan sangat memudahkan sinkronisasi berkas dari komputer Anda ke Google Drive. Jika Anda ingin menggunakan program ini, klik tautan di atas untuk mengunduhnya di laman utama Google Drive. Tautan tersebut akan membantu Anda mengunduh aplikasi yang tepat bagi sistem operasi Anda

  • Setelah Anda mengunduh aplikasi ini, lakukan proses instalasi dan masuklah dengan akun Google Anda. Sebuah folder di desktop akan muncul dan memberikan Anda akses cepat pada dokumen Google Drive Anda.
  • Tarik berkas apapun yang ingin Anda unggah ke Google Drive Anda ke folder ini dan berkas tersebut akan terunggah secara otomatis. Setelah berkas terunggah, sebuah kotak cek hijau akan muncul pada berkas tersebut.

Aturlah setelan unggahan Anda. Klik ikon gigi roda di bagian kanan atas laman dan arahkan kursor Anda pada “Upload Settings”. Anda bisa mengatur supaya Google Drive langsung mengonversi berkas terunggah seperti dokumen Word atau Excel ke format Drive, dan mengonversi PDF menjadi teks yang dapat disunting.

  • Anda dapat memilih agar Anda diingatkan setiap kali Anda melakukan unggahan untuk mengonversi, atau membiarkan konversi berjalan otomatis.
  • Dokumen yang belum terkonversi tidak bisa terbuka di Google Drive kecuali Anda mengonversinya dulu. Untuk menyuntingnya, Anda harus mengunduhnya di mesin yang memiliki program untuk membuka dokumen tersebut.

Klik tombol “Upload”. Sebuah menu akan muncul, yang memungkinkan Anda mengunggah berkas individual atau seisi folder. Carilah berkas yang ingin Anda unggah ke Google Drive. Pengaturan konversi Anda akan berlaku, dan Anda bisa melihat kemajuan unggahan dalam jendela yang akan muncul.

  • Akun Google Drive gratisan menyediakan ruang sebesar 15GB untuk berkas Anda, dan ruang ini terbagi juga dengan akun Gmail Anda. Dokumen yang dibuat di Google Drive tidak termasuk pada hitungan ruang ini. Anda bisa melihat berkas apa saja yang memakan ruangan penyimpanan dengan mengklik “Manage” di bagian kiri bawah laman Drive.

  • Berkas yang diunggah akan muncul di folder My Drive. Anda kemudian dapat memindahkannya ke folder yang Anda sukai di Google Drive Anda.

Unduh berkas dari Google Drive ke komputer Anda. Jika Anda ingin mengambil berkas tertentu ke komputer Anda, pilih berkas yang ingin Anda ambil, klik “More” pada bagian atas halaman, dan klik “Download”.

  • Jika Anda mengunduh berkas Google Drive, Anda akan diminta untuk mengonversi berkas. Jika tidak dikonversi, berkas Anda akan terunduh secara otomatis.

Hapus berkas yang tidak Anda perlukan. Untuk menghapus berkas, isi kotak cek pada berkas yang ingin Anda hapus. Klik tombol “Trash” pada bagian atas halaman. Anda bisa membatalkan penghapusan dengan mengklik “Undo”, atau masuk ke “Trash” di menu bagian kiri.

 

TIPS :

  • Anda bisa menggunakan Google Drive untuk membuat cadangan berkas penting di komputer Anda.
  • Bacalah panduan keamanan Google Drive untuk memastikan informasi Anda tetap aman. Panduan tersebut tersedia di http://www.google.com/goodtoknow
  • Saat mengunggah dokumen dengan aplikasi Google Drive for Android, sangat disarankan untuk menggunakan Wi-fi demi alasan kecepatan dan penghematan biaya data.

 

PERINGATAN :

  • Jangan sebaran kata sandi Anda pada siapapun, Anda bisa kehilangan akun Anda!
  • Jangan berbagi berkas dengan orang yang tidak dikenal. Anda bisa menyesuaikan setelan privasi berkas Anda.
  • Jika Anda memindahkan folder Drive Anda, mengganti komputer, atau mengganti media penyimpanan dimana Anda menyimpan berkas Google Drive, Anda harus mengunduh ulang seluruh berkas Anda dari Google Drive. Tidak ada cara dari Google untuk menghindari hal ini, carilah “This is not your original Google Drive folder” untuk informasi lebih lanjut. Hal ini mungkin bisa menjadi masalah jika penggunaan internet Anda dibatasi kuota.
  • Jangan unduh Google Drive for Android dari sumber yang tidak jelas. Gunakan aplikasi seperti Play Store, Amazon App Store, dan sejenisnya.

 

sumber : id.wikihow

bagaimana menyalakan Internal Mobile Hotspot di Windows 10 dan Share Internet ?

Menggunakan Perangkat WiFi pada laptop anda sebagai hotspot adalah hal yang sangat mungkin. Umumnya kita menggunakan Aplikasi pihak ketiga atau sotfware lain untuk mengaktifkannya atau juga menggunakan metede Command Prompt untuk membuat WiFi Hotspot pada laptop kita.

dengan versi terbaru Windows, misal Windows 10. Microsoft telah menyertakan fungsi hotspot di Windows itu sendiri. dengan cara ini kita tidak perlu lagi menggunakan Software lain. Kita bisa menggunakan fitur Mobile Hotspot di Windows 10 untuk membuat Hotspot WiFi dan berbagi internet dari jaringan ethernet atau nirkabel yang ada.

Bagaimana menyalakan Internal Mobile Hotspot di Windows 10 dan Share Internet ?

  1. Buka Start Menu dan klik Settings di atas Power Option di bagian kiri Start Menu.
  2. Klik Network & Internet Option.
  3. Klik Mobile Hotspot di panel yang ada di sisi layar.
  4. Dibawah Share my Internet Connection, pilih opsi dari daftar drop-down sesuai tipe koneksi anda.
  5. Kemudian, klik Edit.
  6. Ketik Network Name (SSID) dan Network Password untuk Mobile Hotspot. 
  7. Klik Simpan.
  8. Kemudian aktifkan tombol toggle Share My Internet Connection with Other Device untuk menyalakan Hotspot anda.

Setelah menyalakan Mobile Hotspot di Windows 10, kita dapa melihat nama jaringan di perangkat lain. Kita dapat menghubungkan hingga 8 perangkat ke Hotspot Mobile.

Sekarang kita bisa menggunakan internet di perangkat kita yang lain dan membaginya dengan teman kita.

Kita juga bisa mengijinkan Perangkat lain untuk menyalakan Hotspot dengan menggunakan Bluetooth, asalkan kedua perangkat tersebut telah dihubungkan atau Pairing sebelumnya.

Jika ada sesuatu yang ingin ditambahan, silahkan tulis di komentar di bawah ini.

 

Sumber: FOSSBYTES

Tips Agar Penggunaan Baterai Tidak Cepat Habis atau Boros

Salah satu kelebihan menggunakan laptop daripada komputer desktop adalah kamu bisa menggunakannya kapan saja dan dimana saja. Baterai laptop memungkinkan kamu untuk menggunakan laptop selama beberapa jam tanpa terhubung listrik. Lamanya ketahanan baterai tergantung pada umur, tipe, dan besarnya penggunaan energi baterai tersebut. Namun demikian, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghemat baterai laptop agar tidak cepat habis. Di artikel ini akan diberikan 10 cara menghemat baterai laptop agar baterai laptop awet dan lebih tahan lama:

&nbsp

  1. Settinglah adjust display brightness atau kecerahan cahaya di monitor jangan terlalu cerah, karena semakin cerah cahayanya maka akan semakin boros penggunaan baterainya.
  2. Settinglah turn off the display agar layar monitornya bisa otomatis mati sendiri ketika tidak digunakan selama lebih dari 10 menit.
  3. Settinglah put the computer to sleep agar laptopnya bisa otomatis masuk ke mode sleep ketika tidak digunakan selama lebih dari 20 menit.
  4. Settinglah volume di laptop dengan suara yang kecil atau sedang, karena jika nonton video atau dengerin musik dengan volume yang keras biasanya baterai akan cepat berkurang dan cepat habis.
  5. Menggunakan aplikasi seperlunya, setidaknya cukup membuka 1-2 aplikasi saja, jangan terlalu banyak membuka aplikasi atau software secara bersamaan.
  6. Apabila laptopnya sedang tidak terhubung langsung dengan arus listrik (stop kontak) sebaiknya jangan menggunakan coolingpad, karena coolingpad akan mengambil daya langsung dari baterainya. Tentu saja itu akan menyebabkan isi baterai jadi cepat habis dan boros.
  7. Jaga Suhu Laptop. Laptop adalah sebuah teknologi buatan manusia, jadi laptop bisa naik turun suhunya tergantung penggunaan atau masalah yang lain. Suhu yang panas pada laptop dapat menyebabkan komponen-komponen pada laptop akan rusak terutama pada baterainya

Perbedaan Shutdown, Sleep, Hibernate, Hybrid Sleep, dan Fast Startup!

Semua pengguna komputer pasti paham dan tahu bahwa komputer mereka bisa dimatikan dengan cara Sleep, Hibernate atau Shut Down, namun kebanyakan dari kita tidak tahu kapan waktu Shut Down, Sleep dan Hibernate yang tepat. Dengan beberapa mode tersebut komputer akan dimatikan, namun ketika dinyalakan kembali anda bisa kembali fokus dengan pekerjaan terakhir.

Shut Down, Sleep dan Hibernate merupakan ketiga opsi pilihan yang bisa digunakan untuk mematikan komputer anda, namun ketiganya memiliki ciri-ciri yang berbeda. Apa perbedaannya?

Continue reading Perbedaan Shutdown, Sleep, Hibernate, Hybrid Sleep, dan Fast Startup!

Tips Merawat Baterai Laptop

Baterai merupakan salah satu perangkat yang utama keberadaannya di dalam perangkat laptop karena merupakan sebagai sumber utama daya yang sangat di butuhkan oleh laptop tersebut. Penyebab kerusakan laptop tidak selalu di timbulkan oleh softwar saja namun juga perangkat hardwarenya. Maka dari itu kita wajib menjaganya agar laptop milik kita memiliki umur yang panjang dan selalu dalam keadaan baik.

Hal yang sering kita jumpai adalah baterai yang cepat drop atau habis dayanya. Padahal baru menggunakannya 1-2 jam untuk aktivitas kerja.

Di bawah ini beberapa tips singkat bagaimana Cara Merawat Baterai Laptop anda agar senantiasa awet dan panjang umur dan tentunya akan membuat anda merasa nyaman selama menggunakannya.

  1. Saat pemakaian, pastikan suhu ruangan berada dalam kondisi normal atau tidak terlalu panas. Anda bisa menggunakan cooling pad jika perlu untuk menjaga suhu ruangan anda sedang berada.
  2. Untuk Laptop tipe lama, yang tidak memiliki fitur Auto Cut-Off Baterry, segera cabut charger jika indikator sudah menunjukkan bahwa baterai sudah full 100%.
  3. Sedangkan untuk laptop keluaran terbaru sudah memiliki fitur Auto Cut-Off Baterry sehingga tidak perlu dicabut baterainya.
  4. jika sudah 100%, karena secara otomatis akan memutus arus listrik yang menuju baterai.
    Settinglah Critical battery action menjadi shut down ketika baterai sudah tersisa 15% lagi, tujuannya agar laptop otomatis akan melakukan shut down ketika baterai sudah tersisa 15% lagi. Ini perlu dilakukan bagi Anda yang suka lupa mengecas baterai ketika akan segera habis.
  5. Hindari penggunaan baterai sampai 0% atau sampai kosong sebab dapat merusak komponen yang ada pada baterainya. Disarankan sebaiknya segera mengecas baterai ketika indikator sudah menunjukan angka 25% atau 20%.

 

 

PANDUAN SISTEM TIKET RESET PASSWORD EMAIL

PANDUAN SISTEM TIKET RESET PASSWORD EMAIL

Dengan Dengan Sistem Tiket Reset Password Email, memungkinkan anda untuk melakukan permintaan reset password  dengan mudah dan tanpa perlu dikenakan denda.

Untuk dapat menggunakan sistem ini anda perlu register email terlebih dahulu.

Berikut petunjuk Registrasi User / Email sistem tiket ini.

Continue reading PANDUAN SISTEM TIKET RESET PASSWORD EMAIL